TWC: Wisatawan tidak perlu khawatir berkunjung ke Candi Borobudur

TWC: Wisatawan tidak perlu khawatir berkunjung ke Candi Borobudur

TWC mendukung upaya preventif yang dikerjakan oleh Satgas Penanganan COVID-19

Magelang (ANTARA) – Sekretaris PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC-Persero) Emilia Eny Utari  mengatakan wisatawan tak perlu khawatir berkunjung ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, karena pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan tubuh dengan ketat.

“Kami klarifikasi dan tegaskan bahwa beberapa karakter yang positif COVID-19 kemarin tidak wisatawan yang sudah masuk pada kawasan Taman Wisata Candi, namun baru akan ke Candi Borobudur dan sudah tersampling oleh aparat, ” katanya di Magelang, Senin.

Membaca juga: Tes COVID-19 dilakukan dengan acak pada pengunjung Candi Borobudur

Ia menyampaikan TWC mendukung upaya melindungi yang dilakukan oleh Satgas Pengerjaan COVID-19 di wilayah Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, yakni dengan melakukan tes cepat secara sewenang-wenang bagi para wisatawan yang hendak berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur, sehingga dapat melakukan pencegahan lebih awal.

“Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan pada melakukan kunjungan wisata, ” kata pendahuluan Emilia yang juga Ketua Satgas Bencana TWC ini.

Selama libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020, petugas dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah menerapkan tes cepat secara acak kepada pengunjung yang mau berwisata ke Candi Borobudur.

“Perlu kami garis bawahi bahwa tes yang dilakukan dengan acak tersebut mengambil sampel pembawaan 455 orang wisatawan yang hendak berkunjung dan bukan wisatawan yang telah masuk dalam kawasan rajin wisata candi, serta pelaksanaan ulangan berlangsung di Tourist Information Center (TIC) Borobudur yang lokasinya kira-kira 1 kilometer dari Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, ” katanya.

Ia menyampaikan pihaknya mendukung kesigapan petugas dalam mempertahankan libur panjang kemarin dan hendaknya semua tetap terjaga kesehatannya.

“Kami sepakat bahwa ketenangan pengunjung merupakan hal yang sari. Kami juga menghimbau kepada wisatawan untuk menjaga kesehatan serta melakukan protokol kesehatan dengan baik. Jika kondisi sedang tidak sehat sepantasnya tidak melakukan perjalanan wisata, ” kata Emilia.

Baca juga: Satu wisatawan Borobudur terkonfirmasi positif COVID-19
Menangkap juga: Kementerian PUPR: Rp58, 2 miliar bangun hunian pariwisata pada Borobudur

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020