satu, 2 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac tiba di Indonesia

satu, 2 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac tiba di Indonesia

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 1, 2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi asal Tiongkok, Sinovac, tiba di bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Minggu sekitar pukul 21. 25 WIB.

Vaksin tersebut diangkut menggunakan pesawat barang khusus Garuda Indonesia Boeing 777-300 EA rute Jakarta-Beijing-Jakarta.

“Saya ingin menyampaikan satu informasi baik, satu kabar baik, kalau hari ini pemerintah sudah menerima 1, 2 juta dosis vaksin COVID-19, ” kata Presiden Joko Widodo dalam pernyataan di channel Youtube Sekretariat Presiden, Minggu.

Vaksin yang datang tersebut menurut Presiden adalah buatan Sinovac yang kita uji secara klinis di Bandung sejak Agustus 2020 yang lalu.

“Kita juga masih mengupayakan 1, 8 juta dosis vaksin yang mau tiba di awal Januari 2021, ” tambah Presiden.

Selain vaksin dalam bentuk jadi, dalam bulan Desember ini juga akan tiba 15 juta jumlah vaksin dan di bulan Januari sebanyak 30 juta dosis vaksin dalm bentuk bahan baku curah yang akan diproses lebih sendat oleh bio farma.

“Kita amat bersyukur alhamdulilah vaksin sudah tersedia, artinya kita bisa segera mencegah meluasnya wabah COVID-19. Tapi untuk memulai vaksinasi sedang memerlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM), ” tambah Presiden.

Kepala juga menegaskan agar seluruh jalan harus dilalui dengan baik di rangka menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat serta efektivitas vaksin.

“Pertimbangan ilmiah, hasil tes klinis ini akan menentukan kapan vaksinasi bisa dimulai, ” membuka Presiden.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto diketahui telah menetapkan enam jenis vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI No HK. 01. 07/Menkes/9860/2020 pada 3 Desember 2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 dengan ditetapkan pada 3 Desember 2020.

“Menetapkan jenis vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech dan Sinovac Biotech Ltd jadi jenis vaksin Covid-19 yang sanggup digunakan untuk vaksinasi di Nusantara, ” demikian disebutkan beleid itu.

Keenam jenis vaksin tersebut merupakan vaksin yang sedang dalam tahap pelaksanaan uji klinik tahap ketiga atau telah selesai uji klinik tahap ketiga.

Pelaksanaan vaksinasi dengan enam jenis vaksin tersebut hanya sanggup dilakukan setelah mendapatkan izin memutar atau persetujuan penggunaan pada kala darurat (emergency use authorization) sebab Badan Pengawas Obat dan Sasaran (BPOM).

“Menteri sanggup melakukan perubahan jenis vaksin COVID-19 berdasarkan rekomendasi dari Komite Pakar Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) dan memperhatikan pertimbangan Komite Penanganan COVID019 & Pemulihan Ekonomi Nasional, ” serupa itu butir keempat KMK itu.

Pengadaan vaksin sesuai jenis tersebut antara lain untuk hajat pelaksanaan vaksinasi program dilakukan sebab Menteri Kesehatan dan untuk kebutuhan pelaksanaan vaksinasi mandiri dilakukan sebab Menteri BUMN.
 

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020