Rupiah awal pekan melemah, tertindas ekspektasi kenaikan inflasi GANDAR

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Pengetatan moneter di AS bisa membakar penguatan dolar AS

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan melemah, seiring ekspektasi kenaikan inflasi di Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 9. 52 WIB, rupiah menyurut tiga poin atau 0, 02 persen ke status Rp14. 358 per dolar AS dibandingkan posisi di penutupan perdagangan sebelumnya Rp14. 355 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Senin, mengatakan, rupiah berpotensi melemah hari itu seiring dengan ekspektasi rekan yang masih tinggi kepada kenaikan inflasi di AS.

Menurut Ariston, kenaikan inflasi berpotensi mengganti kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), menjadi lebih ketat.

Mengucapkan juga: Dolar dekati terendah 3 bulan, tertekan peluang Fed yang “dovish”

“Pengetatan moneter di AS mampu mendorong penguatan dolar AS, ” ujar Ariston.

Ariston menuturkan rekan menantikan pernyataan anggota majelis gubernur The Fed terkait kebijakan moneter ke pendahuluan pada Selasa (25/5) malam.

“Selain tersebut, kenaikan kasus COVID pada dunia juga menjadi kekhawatiran pasar yang bisa membuat pasar keluar dari kekayaan berisiko, ” kata Ariston.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang pokok lainnya pagi ini beruang di level 90, 037, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yaitu di posisi 90, 017.

Baca pula: Yuan berbalik jatuh 108 basis poin terhadap dolar AS

Sedangkan imbal buatan obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berkecukupan di level 1, 623 persen, turun dibandingkan status penutupan sebelumnya 1, 632 persen.

Ariston mengatakan rupiah hari tersebut berpotensi melemah ke kisaran Rp14. 400 per dolar AS dengan potensi support di kisaran Rp14. 300 per dolar AS.

Pada Jumat (21/5) lalu, rupiah ditutup menguat 20 poin atau 0, 14 persen ke gaya Rp14. 355 per dolar AS dibandingkan posisi di penutupan perdagangan sebelumnya Rp14. 375 per dolar GANDAR.

Baca juga: Rupiah simpulan pekan ditutup menguat, ditopang surplus perdagangan RI

Mengucapkan juga: Pasar saham Asia berhati-hati jelang laporan inflasi AS, Bitcoin jatuh
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021