RCEP ditandatangani, blok dagang yang dibantu China kecualikan AS

RCEP ditandatangani, blok dagang yang dibantu China kecualikan AS

Hamba tidak yakin akan ada banyak fokus pada perdagangan secara umum, termasuk upaya untuk bergabung kembali dengan TPP untuk tahun mula-mula, atau lebih karena (pemerintahan Biden) akan berfokus pada penanganan wabah COVID-19

Hanoi (ANTARA) awut-awutan Lima belas negara Asia-Pasifik membentuk blok perdagangan bebas terbesar di dunia (RCEP) pada Minggu, yakni kesepakatan yang didukung China yang mengecualikan Amerika Serikat.

Pengesahan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) pada KTT ASEAN di Hanoi, merupakan pukulan lebih lanjut bagi blok Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) yang didorong oleh mantan presiden AS Barack Obama.

Amerika Serikat telah meninggalkan TPP yang merupakan blok saingan RCEP pada bawah pemerintahan Presiden Donald Trump pada 2017.

Di tengah pertanyaan tentang keterlibatan Washington di Asia, RCEP dapat memperkuat posisi China sebagai mitra ekonomi dengan Asia Tenggara, Jepang serta Korea Selatan.

Baca juga: Presiden Jokowi sambut baik Selandia Baru tandatangani kemitraan RCEP
Baca selalu: 14 negara selesaikan perundingan konvensi ekonomi regional

Hal itu menempatkan China dalam posisi yang lebih cara untuk membentuk aturan perdagangan tempat.

Amerika Serikat mangkir dari RCEP dan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) yang dipimpin Obama. Kejadian itu membuat AS tidak mengikuti dalam dua kelompok perdagangan dengan menjangkau wilayah dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Sebaliknya, RCEP dapat membantu Beijing mengurangi ketergantungannya pada pasar dan teknologi luar negeri, pergeseran yang dipercepat oleh keretakan yang semakin pada dengan Washington, kata Iris Pang, kepala ekonom ING untuk China dan wilayahnya.

Negeri anggota RCEP terdiri dari 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), China, Jepang, Korea Daksina, Australia dan Selandia Baru. Pada tahun-tahun mendatang, RCEP bertujuan untuk menurunkan tarif secara progresif di banyak area.

Kesepakatan itu ditandatangani di sela-sela KTT ASEAN yang diadakan secara daring ketika para pemimpin Asia mengatasi ketegangan di Laut China Daksina dan menangani rencana pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19 di kawasan di mana persaingan AS-China telah meningkat.

RCEP akan menyumbang 30 persen dari ekonomi ijmal, 30 persen dari populasi ijmal dan mencapai 2, 2 miliar konsumen, kata tuan rumah KTT ASEAN 2020, Vietnam, pada Minggu.

Meskipun berada di luar RCEP dan sebelumnya berkecukupan dalam pemerintahan (Obama) yang memerosokkan TPP, Presiden terpilih AS Joe Biden – yang adalah pemangku presiden Obama – kemungkinan tak akan bergabung kembali dengan TPP dalam waktu dekat, kata Charles Freeman, wakil presiden senior untuk urusan Asia di Kamar Kulak AS.

Hal tersebut, menurut Freeman, karena pemerintahan Biden harus memprioritaskan penanganan wabah COVID-19 di dalam negeri.

“Saya tidak yakin akan ada banyak fokus pada perdagangan secara umum, termasuk upaya untuk berbaur kembali dengan TPP untuk tarikh pertama, atau lebih karena (pemerintahan Biden) akan berfokus pada pengerjaan wabah COVID-19, ” ujar dia.

RCEP “akan menolong mengurangi atau menghapus tarif pada produk industri dan pertanian beserta menetapkan aturan untuk transmisi bahan, ” kata Luong Hoang Thai, kepala Departemen Kebijakan Perdagangan Multilateral di Kementerian Perindustrian dan Perniagaan Vietnam.

Pakta tersebut akan berlaku setelah cukup penuh negara peserta meratifikasi perjanjian kulak itu di dalam negeri dalam dua tahun ke depan, logat menteri perdagangan Indonesia pekan lalu.

Bagi China, RCEP — yang juga diikuti oleh banyak sekutu AS — merupakan rezeki nomplok yang sebagian gembung dihasilkan dari mundurnya Trump lantaran TPP, kata Pang dari ING.

India menarik muncul dari pembicaraan RCEP pada November tahun lalu, tetapi para kepala ASEAN mengatakan pintu tetap terbuka untuk India bergabung.

Sumber: Reuters

Baca juga: Jokowi: RCEP komitmen perdamaian, stabilitas, sejahtera di kawasan
Baca juga: Australia harap RCEP akan perbaiki relasinya dengan China

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020