Pupuk Indonesia segera salurkan tambahan alokasi pupuk subsidi

Pupuk Indonesia segera salurkan tambahan alokasi pupuk subsidi

Kami sudah menerima surat dari Mentan (Menteri Pertanian) mengenai penambahan alokasi sumbangan sebesar 1 juta ton. Buat itu kami sedang berkoordinasi secara dinas pertanian daerah, dan siap segera mendistribusikan tambahan alokasi itu…

Jakarta (ANTARA) – PT Pupuk Indonesia (Persero) segera menyalurkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi dengan telah disetujui oleh pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Pati Pupuk Indonesia Bakir Pasaman ketika ditanya perihal kelangkaan pupuk dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI pada Jakarta, Kamis.

“Kami sudah menerima surat dari Mentan (Menteri Pertanian) mengenai penambahan peruntukan subsidi sebesar 1 juta ton. Untuk itu kami sedang berkoordinasi dengan dinas pertanian daerah, & siap segera mendistribusikan tambahan alokasi tersebut. Sehingga ke depan insya Allah bisa menghilangkan kelangkaan gemuk, ” kata Bakir.

Bakir berharap, tambahan alokasi ini dapat menjadi solusi memenuhi kebutuhan petani memasuki musim tanam Oktober-Maret.

Menurut dia, ke depan yang perlu diantisipasi yakni masih banyaknya petani yang ingin mendapatkan pupuk bersubsidi namun belum terdaftar dalam sistem e-RDKK.

“Yang perlu diantisipasi merupakan masih ada petani yang belum terdaftar di e-RDKK, sehingga tidak memperoleh alokasi pupuk bersubsidi dan terpaksa membeli pupuk nonsubsidi, ” ungkap Bakir.

Kecendekiaan penambahan alokasi subsidi pupuk tersebut telah tertuang dalam Peraturan Gajah Pertanian Nomor 27 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Peraturan Gajah Pertanian Nomor 01 Tahun 2020 tentang alokasi dan harga satuan tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2020.

Dengan kebijakan tersebut, lokasi gemuk bersubsidi tahun ini bertambah menjadi 8, 9 juta ton, sejak semula sebesar 7, 9 juta ton.

Sebelumnya, PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan sediaan pupuk untuk memenuhi kebutuhan petani menjelang musim tanam dengan rincian stok 1, 78 juta ton untuk pupuk bersubsidi dan 873. 336 ton pupuk non subsidi yang tersedia mulai dari Lini 1 hingga Lini IV atau di level distributor.

Produsen pupuk anak usaha Gemuk Indonesia yang terdiri dari PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Gemuk Iskandar Muda dan PT Gemuk Sriwidjaja telah menyiapkan total stok pupuk bersubsidi yang terdiri dari 955. 107 ton Urea, 411. 891 ton NPK, 141. 372 ton SP-36, 137. 721 ton ZA, dan 141. 426 ton organik.

Jumlah itu melebihi ketentuan stok minimum dengan sebesar 273. 293 ton.

Baca selalu: Mentan pastikan distribusi pupuk bersubsidi telah tepat sasaran

Baca juga: Arya: BUMN salurkan pupuk bersubsidi serasi penugasan

Baca pula: Mentan sebut akan ada bagian tambahan pupuk bersubsidi

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020