Menparekraf ingatkan protokol kesehatan jelang libur akhir tahun

Menparekraf ingatkan protokol kesehatan jelang libur akhir tahun

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Jakarta (ANTARA) – Menparekraf Wishnutama Kusubandio mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan menjelang libur akhir tahun sehingga menetapkan upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 karena pergerakan masyarakat diproyeksi hendak meningkat signifikan.

Menteri Wisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Wisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio dalam keterangannya, Senin, mengatakan, pergerakan masyarakat di masa libur Natal dan Tahun Baru mendatang diprediksi tetap meningkat. Baik untuk liburan ataupun arus mudik dan serupa arus balik.

“Walaupun hal tersebut berdampak baik kepada sektor pariwisata dan multiplier effectnya, tetapi saya mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha wisata harus sungguh-sungguh disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan rasa kepedulian dan tanggung jawab yang tinggi, ” kata Wishnutama Kusubandio.

Baca juga: Yogyakarta petakan bintik kerumunan selama libur akhir tarikh

AP I sebelumnya memproyeksikan trafik pengikut di libur Natal dan Tahun Baru sebanyak 2, 3 juta – 2, 5 juta karakter.

Sedangkan AP II memproyeksikan pergerakan penumpang di 19 bandara yang dikelola sebanyak 1, 77 juta.

Untuk Bali, diperkirakan jumlah penumpang akan mencapai 177 ribu orang pada periode 18 Desember 2020 maka 10 Januari 2021.

Untuk itu Menparekraf sekali teristimewa menekankan penerapan protokol kesehatan menjelma hal penting untuk diperhatikan industri dan masyarakat.

Baca juga: Antisipasi libur akhir tahun, Menhub tinjau Bandara Ngurah Rai

Menurut dia, proyeksi peningkatan jumlah ini harus membuat para-para pelaku di sektor pariwisata & ekonomi kreatif maupun wisatawan melakukan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan dan kepedulian.

“Rasa kepedulian terhadap diri kita tunggal, keluarga, sahabat, teman-teman, dan dengan paling penting terhadap sektor pariwisata, ” katanya.

Terlebih, data terbaru menunjukkan tren positivity rate COVID-19 skala nasional balik mengalami peningkatan.

Sempai 13 Desember tren “positivity rate” nasional meningkat dari 13, 81 persen menjadi 18, 1 obat jerih. Artinya tingkat penularan di kelompok masih tinggi terjadi.

“Kami tidak ingin liburan tersebut justru meningkatkan jumlah COVID-19, ” kata Wishnutama.

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Tabiat Suyanto
COPYRIGHT © KURUN 2020