Korban meninggal bencana di NTT jadi 177 orang

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Daerah-daerah yang belum terjangkau oleh kita ialah di Kabupaten Kupang serta memang agak terlambat anda mendapatkan informasi karena terkadang kondisi daerahnya yang terputus

Jakarta (ANTARA) — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi mengatakan sampai oleh Minggu malam jumlah korban meninggal akibat banjir bandang karena cuaca ekstrem di daerah itu tercatat 177 orang.

“Sampai oleh hari ini jumlah korban akibat dari Siklon Tropis Seroja berjumlah 177 jamaah yang meninggal, ” kata Wagub NTT Josef Nae Soi dalam konferensi pers Badan Nasional Penanggulangan Gangguan (BNPB) yang dipantau dari Jakarta pada Minggu malam.

Angka itu mengalami kenaikan setelah sebelumnya pada Sabtu (10/4) information BNPB menunjukkan 174 orang meninggal dunia di NTT.

Selain itu, terdapat 45 orang yg masih belum ditemukan sesudah cuaca ekstrem disebabkan Siklon Tropis Seroja membuat terjadinya banjir bandang dan angin kencang di banyak daerah di NTT.

Rinciannya korban meninggal dunia paling banyak berasal dri Kabupaten Flores Timur sebanyak 72 orang, Lembata forty seven orang, Alor 28 jamaah, Kabupaten Kupang 12 jamaah, Malaka tujuh orang, Kota Kupang enam orang, Sabu Raijua tiga orang, dan Ende dan Sikka, masing-masing satu orang.

Baca juga: Wagub NTT: Daerah lokasi bencana relatif sudah dapatkan bantuan

Untuk orang yg hilang sebanyak 22 orang berasal dari Lembata, 13 orang dari Alor, lima orang dari Sabu Raijua, tiga orang dari Kabupaten Kupang, dan dua dari Flores Timur.

“Daerah-daerah yang belum ekonomis oleh kita yaitu di Kabupaten Kupang dan terkadang agak terlambat kita mendapatkan informasi karena memang kondisi daerahnya yang terputus dikarenakan hanya bisa dilalui jalan darat dan laut, inch kata dia.

Cuaca tidak bersahabat juga menjadi alasan bantuan belum pemerintah belum mencapai daerah tersebut, dengan terdapat beberapa desa di Kabupaten Kupang yang belum dapat ekonomis sampai saat ini.

Dia memastikan mulai Senin (12/4) akan dikerahkan armada, termasuk helikopter, buat menjangkau tempat-tempat yang belum terjangkau sebelumnya.

Untuk daerah dengan korban jiwa banyak seperti Flores Timur, Lembata,   serta Alor seluruh dusunnya sudah dilayani sebagaimana mestinya.

Baca juga: Sebagian Desa Tunbaun di Kupang tenggelam diterjang Siklon Seroja
Baca juga: Polri gerak cepat tangani bencana siklon Seroja di NTT
Baca juga: Ratusan warga Beloto Flores Timur terisolasi akibat jembatan terputus

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Publisher: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021