Kepala Jokowi-Kanselir Jerman gelar pertemuan bilateral virtual

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Joko Widodo  mewujudkan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman Angela Merkel secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Pertemuan bilateral tersebut dilakukan sehari setelah introduksi Pameran Hannover Messe 2021, dimana Indonesia didapuk jadi negara mitra.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, Kanselir Merkel menyampaikan penghargaan kepada Indonesia yang telah bersedia menjadi negara mitra dalam Hannover Messe 2021 dan menyakini bahwa kemitraan ini akan bermanfaat untuk upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Kanselir Merkel menyampaikan tarikh depan Indonesia akan menjelma Ketua G-20, sementara Jerman menjadi Ketua G-7. Diharapkan dapat dilakukan sinergi prioritas kerja dengan baik antara kedua negara.

Sementara Presiden Jokowi menyatakan penunjukan Indonesia sebagai Negara Mitra Hannover Fair 2021 sebagai sebuah kehormatan.

Mengucapkan juga: Presiden Jokowi dan Kanselir Jerman buka medan Hannover Messe 2021

“Suatu kehormatan bagi Indonesia ditunjuk sebagai Negara Mitra Hannover Fair 2021 dan juga nanti di tahun 2023, ” kata Presiden Joko Widodo.

Kepala juga mengapresiasi kepimpinan Kanselir Merkel selama hampir 16 tahun dalam meningkatkan hubungan bilateral.

Kedua pemimpin membahas secara terkuak beberapa isu bilateral, kurun lain kerja sama dalam bidang kesehatan, kerja sama ekonomi dan perubahan Iklim.

Selain tersebut, isu Myanmar juga menjadi salah satu topik tukar pikiran mengenai isu medan.

Dalam pembicaraan isu kesehatan, kedua pemimpin melakukan tukar pikiran menghantam penanganan COVID-19 di masing-masing negara.

Keduanya menyampaikan kekhawatiran dengan sedang terus terjadinya nasionalisme vaksin, yang akan sangat mengacaukan ketersediaan vaksin dunia dan mengganggu kesetaraan akses vaksin bagi semua.

Presiden menyampaikan bahwa peristiwa positif di Indonesia sudah mulai membaik. Selain dikarenakan oleh protokol kesehatan yang terus diterapkan, penurunan nilai juga disebabkan karena kecendekiaan micro lockdown sampai pada tingkat desa.

“Di bulan Januari, angka positif Indonesia sempat menyentuh lebih dari 14 seperseribu dalam satu hari. Tengah dalam dua minggu tersebut, angka positif berkisar 4-5 ribu per hari, ” kata Presiden.

Presiden juga menjelaskan mengenai program vaksinasi yang sudah mulai dilakukan di Indonesia. Selain vaksin produksi Sinovac, Indonesia saat ini juga memakai vaksin AstraZeneca.

Baca juga: Presiden Jokowi menghasut Jerman wujudkan transformasi digital Indonesia

Presiden Jokowi mendahulukan pentingnya kedua negara membangun kerja sama kesehatan ke depan.

Tatkala di bidang investasi serta industri, Kanselir Merkel melihat potensi yang dimiliki oleh Indonesia untuk menjadi mitra penting Jerman.

Presiden Jokowi menyampaikan investasi memegang peran penting di pemulihan ekonomi.

“Indonesia baru saja mengeluarkan Undang-undang Cipta Kerja yang akan dapat mendukung kerjasama di bidang investasi, ” jelas Presiden.

Presiden juga menawarkan kerja sama pengembangan sumber daya manusia melalui sekolah vokasi dan peningkatan investasi industri Jerman untuk membangun dasar produksi dan rantai pasokan global Jerman di daerah.

Baca juga: Presiden Jokowi teken Keppres cuti beserta 2 hari untuk ASN di 2021

“Saya menawarkan kepada Jerman untuk mengembangkan kawasan industri khusus Jerman (German Industrial Quarter) pada Kawasan Industri Terpadu Baur, ” ujar Presiden.

Mengenai perubahan kondisi, kedua pemimpin juga mempunyai komitmen yang sama bagi upaya pengurangan emisi pantas dengan komitmen yang sudah disampaikan masing-masing negara.

“Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk melakukan pembangunan hijau, ” kata Kepala.

Salah utama contoh adalah upaya yang terus dikembangkan baik restorasi hutan mangrove, maupun upaya pembangunan energi secara terus-menerus.

Terkait dengan isu kawasan, kedua pemimpin melakukan tukar pikiran melanda isu Myanmar.

Presiden menyampaikan sikap Nusantara sangat jelas dari sejak awal, yaitu meminta dihentikannya penggunaan kekerasan dan memajukan dilakukannya dialog.

“Dialog diantara mereka diharapkan dapat segera dilakukan, untuk mengembalikan demokrasi, stabilitas dan perdamaian di Myanmar, ” jelas Presiden.

Indonesia juga telah mengusulkan dihelatnya KTT ASEAN berjalan membahas isu Myanmar serta saat ini persiapan KTT sedang terus dilakukan.

Jerman adalah salah satu mitra terpenting Indonesia di Eropa. Indonesia sudah memiliki kemitraan komprehensif sejak tahun 2012.

Jerman merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di Eropa, mitra investasi terbesar ke-4 di Eropa dan wisatawan Jerman merupakan ke-3 terbesar dari Eropa.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral itu yaitu Menteri Luar Kampung Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Baca juga: Menperin: Presiden Jokowi-Kanselir Jerman resmikan Hannover Messe 2021

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021