Kapolri: 23 orang ditangkap terpaut bom Gereja Kathedral Makassar

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S  Prabowo, mengatakan, penjaga telah menangkap 23 orang terduga teroris yang terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Hati Yesus Yang Maha Kudus di Makassar, beberapa waktu berarakan.

“Totalnya sudah 23 orang yang diamankan, ” kata dia, saat bertemu pers di Markas Besar Kepolisian Indonesia, di Jakarta, Rabu malam.

Jumpa pers itu digelar beberapa jam setelah ada peristiwa seorang perempuan hadir ke dalam markas gede hamba hukum itu serta mengeluarkan senjata api serta akhirnya perempuan itu mampu dieliminasi polisi.  

Menyuarakan juga: Kapolri: Terduga teroris tembak petugas enam kali

Ia merincikan para terkira teroris itu ditangkap pada Makassar sebanyak 13 karakter, salah seorang di antaranya inisila W yang dianggap merupakan otak perakit peledak. Selanjutnya lima orang ditangkao di Jakarta dan lima lainnya ditangkap di Bima, Nusa Tenggara Barat. “Satu orang segera inisial W adalah pelaku otak perakit bom, ” kata dia.

Baca juga: Petugas bersenjata laras panjang jaga Mako Polresta Padang

Jenderal polisi bintang empat itu mengucapkan, telah memerintah kepala Detasemen Khusus Antiteror  Kepolisian Indonesia untuk mendalami dan mengusut tuntas tindak pidana terorisme itu.

“Ini akan kami kembangkan serta usut tuntas, ” ujar dia.

Sebelumnya, teror bom bunuh muncul dilakukan dua orang terduga teroris di Gereja Kathedral  Hati Yesus Yang Maha Kudus, di Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Makassar, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 10. 30 WITA, Minggu (28/3).

Baca juga: Kapolri: Karakter penembakan beraksi sendiri

Mereka –pasangan suami-istri yang pertama menikah sekitar enam bulan– meledakkan bom yang mereka bawa sehingga mereka tewas di tempat kejadian. Pelaku pria berinisial L serta perempuan YSF atau D.

Keduanya terlibat dalam kelompok kanjian pada Vila Mutiara, Makassar, merupakan anggota kelompok milintan Jamaah Ansharut Daulah yang berafiliasi dengan ISIS.

Baca juga: Anggota DPR sebut deteksi dini intelijen penting bangun keamanan negara

Pewarta: Laily Rahmawaty/Fauzi
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021