Kabel bawah laut putus, Telkom prioritaskan pemulihan di Jayapura

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Secara paralel, kapal yang mengangkut hajat kabel sepanjang 10 km dan peralatan perbaikan selalu siap diberangkatkan

Jakarta (ANTARA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melakukan tiga langkah cepat sebagai solusi ( disaster recovery plan ) untuk memulihkan jaringan komunikasi dan internet di Papua menyusul terputusnya jaringan kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) buku Biak-Jayapura.
Ketiga langkah itu adalah menyediakan bandwidth melalaikan jaringan Palapa Ring Timur hingga 500 Mbps, tiga  VSAT satelit dengan bandwidth hingga 469 Mbps, penambahan link satelit sebanyak 4×155 Mbps, serta penataan prioritas lalu lintas trafik komunikasi.

Upaya lainnya merupakan penambahan satu  Gbps melalui link radio IP & penambahan dari Palapa Ring Timur.

“Alhamdulillah, saat ini layanan voice , SMS, sudah pulih. Untuk bahan kami berharap berangsur secara mengutamakan prioritas penggunaan, ” jelas Senior Vice President Corporate Communication  Investor Relation Telkom Indonesia,   Ahmad Reza  ketika dihubungi dalam Jakarta, Minggu dinihari.

Ia mengatakan  kapasitas bandwith hingga Sabtu (1/5/2021) sore telah naik sebab 500 Mbps menjadi 969 Mbps, selanjutnya  menjadi 1. 574 Mbps pada 4 Mei dan minggu ke-2 Mei bisa 2. 574 Mbps.

Saat ini, layanan VPN sudah naik dengan total trafik 60 Mbps, seluruh layanan Astinet telah up dengan pembatasan trafik 128 kbps per pelanggan, termasuk layanan voice Indihome.

“Khusus pelanggan internet Indihome, IPTV, dan wifi. id untuk sementara masih off dan akan dilakukan aktivasi secara bertahap, ” ujarnya.

Reza  memasukkan secara paralel, kapal dengan mengangkut kebutuhan kabel sepanjang 10 km dan bahan perbaikan juga siap diberangkatkan, meski faktor kondisi negeri tetap menjadi tantangan.

Adapun penyebab terputusnya kabel laut, menurut tempat, disebabkan faktor alam.

“Mohon doanya buat yang terbaik dan teman-teman di lapangan diberi fasilitas, ” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala  Telkom Papua Sugeng Widodo mengakui semenjak Jumat (30/4/2021) malam, kabel optik bawah laut tuntas, yang menyebabkan jaringan telekomunikasi di tiga kabupaten & kota di Papua terhambat.

Tiga kabupaten dan kota yang terdampak adalah Kota dan Kabupaten Jayapura serta Kabupaten Sarmi, sedang daerah lainnya umum.

Guna menyalahi gangguan tersebut, saat tersebut pelayanan sebagian sudah dialihkan ke satelit, namun belum bisa maksimal.

Baca pula: Kabel laut putus, Telkom percepat perbaikan layanan keterangan seluler
Baca juga: Telkom Jayapura: Kabel bahar putus berdampak pada jaringan komunikasi
Baca selalu: Telkom raih pendapatan konsolidasi Rp136, 46 triliun sepanjang 2020

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021