Indonesia-UAE teken sejumlah perjanjian kerja sama ekonomi

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Kami menantikan kerja sesuai ke depan untuk kala depan Indonesia dan kaum Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama baik di skema kerja sama antarpemerintah  maupun swasta pada Business Forum Indonesia Emirates Amazing Weeks (IEAW) 2021.

Menteri Koordinator (Menko) Dunia Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konvensi pers virtual, Jumat petang, menjelaskan perjanjian yang diteken antara lain kerja sesuai bilateral untuk program perluasan mangrove dan ekonomi kaya.

“Tadi kami sudah sebutkan bahwa tersedia program (rehabilitasi mangrove) pemerintah seluas 620 ribu hektare dan tahun ini (targetnya) 150 ribu hektare. Kita juga kerja sama sebagian nanti dengan UEA, ” kata Menko Luhut.

Perjanjian kedua yaitu kerja sama di dunia ekonomi kreatif. Perjanjian ke-3 terkait pengaturan teknis buat menggelar konferensi dunia dalam bidang ekonomi kreatif 2021.

Baca juga: RI jajaki kerja sama ekonomi dengan UAE dan Arab Saudi

Menko Luhut bersama secara Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Al Mazroui juga menyaksikan penandatanganan joint venture antara Dubai Port World (DP World) dengan PT Pelabuhan Indonesia Maspion.

“Dengan DP World masuk ke Indonesia, kerja sama dengan Maspion, cost pelabuhan kita mampu turun beberapa puluh obat jerih. Ini akan buat Nusantara jauh lebih efisien sebab DP World sudah memiliki network (jaringan) dan pola sangat baik, ” katanya.

Selanjutnya, kedua menteri juga menyaksikan penandatanganan antara Dubai Logistics World (DLW) dan Indonesia National Shipper Council (INSC) buat Dubai Logistics World Deployment Framework Agreement.

Menko Luhut dan Gajah Suhail juga menyaksikan pengesahan kerja sama antara PT Pindad dan Caracal, PT Pertamina dan Abu Dhabi National Oil Company (Adnoc), perjanjian sewa Lulu Hypermarket di Tangerang, dan Letter Of Intent (LoI) kurun Pemerintah Aceh dan UEA untuk kerja sama perluasan pariwisata di Provinsi Aceh.

Baca juga: Indonesia-UEA lekas mulai rencana kerja sesuai rehabilitasi mangrove

Menko Luhut menambahkan kedua negara juga meneken perjanjian kerja sepadan di bidang pertahanan dalam mana Indonesia dan UEA akan bekerja sama untuk penjualan assault riffle (senapan tempur) hingga pengembangan drone yang nantinya akan digunakan oleh kedua negara.

“Kita juga sedang melakukan studi bersama untuk segera mengembangkan drone & juga macam-macam teknologi lain yang akan digunakan oleh kedua negara, ” katanya.

Lebih tinggi Menko Luhut mengungkapkan penandatanganan perjanjian kerja sama merupakan langkah awal untuk menyusun hubungan yang lebih elok antara kedua negara mengikuti mendukung ekonomi masing-masing.

Sementara itu Menteri Suhail mengungkapkan penandatangan kegiatan sama yang dilakukan keadaan ini merupakan pengembangan pada kesepakatan sebelumnya yang dilakukan pada Januari 2020.

Mengaji juga: Luhut: Indonesia-UEA bakal kerja sama produksi satu juta vaksin/tahun

“Ada kira-kira perjanjian yang kita saksikan hari ini lanjut ke tahap selanjutnya, ada serupa yang di pipeline , ada yang masih dalam studi, evaluasi. Tapi kita sudah maju ke tahapan substansial lantaran sebelumnya. Dan kami harap ada perkembangan, ” katanya.

Menteri Suhail juga menyampaikan optimisme pada kerja sama kedua negeri. Ia juga meyakini terbitnya UU Cipta Kerja Omnibus Law dan sejumlah susunan turunannya akan membuka bertambah banyak kerja sama dengan akan membuka lapangan pekerjaan.

“Kami menantikan kerja sama ke ajaran untuk masa depan Indonesia dan rakyat Indonesia, ” ujar Menteri Suhail.

Baca juga: Indonesia-UEA sepakati 16 kerja sama

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021