Gubernur BI: Realisasi vaksinasi dengan baik dukung pemulihan ekonomi

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Pentingnya agenda vaksinasi dapat berjalan dengan baik untuk mendukung pemulihan ekonomi

Jakarta (ANTARA) – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menekankan pentingnya realisasi dari program vaksinasi yang dapat berjalan dengan baik dalam rangka menanggung pemulihan ekonomi.

Kejadian tersebut disampaikan Perry Warjiyo dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Pokok negara-negara G20.

“Pentingnya program vaksinasi dapat berjalan dengan baik buat mendukung pemulihan ekonomi, ” katanya dalam keterangan sah yang diterima di Jakarta, Minggu.

Perry menegaskan pihaknya selalu bersinergi dan mendukung stimulus fiskal yang telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi & mendukung pemulihan ekonomi meniti stimulus moneter.

Berbagai stimulus moneter tersebut berupa penurunan suku bunga kebijakan hingga 150 bps sejak 2020, menambah likuiditas atau quantitative easing di perbankan senilai 4, 8 persen dari PDB & melakukan pembelian SBN di pasar perdana sekitar 3 persen dari PDB dalam 2020.

Selain itu, BI juga mendorong pengembangan ekonomi digital untuk meningkatkan akses keuangan untuk UMKM, penyaluran bansos serta kebijakan sistem pembayaran seperti perluasan akseptasi QRIS dan pengembangan infrastrukturnya.

Hal ini sejalan secara komitmen negara G20 buat mendorong inklusi keuangan melalui pemanfaatan teknologi dan perluasan akses bagi UMKM.

Lebih lanjut, Perry juga menyampaikan dukungan jadwal Financial Stability Board (FSB) dan lembaga keuangan universal untuk mengidentifikasi pelajaran yang didapat dari pandemi bertugas mengatasi kerentanan di zona keuangan.

Sustainable Finance Study Group (SFSG) turut diaktifkan kembali guna mendiskusikan pengembangan pembiayaan beraspek lingkungan hidup, memitigasi risiko dan menggarisbawahi pentingnya penghampiran yang inklusif untuk memajukan peran negara berkembang.

Dalam pertemuan ini, negara-negara G20 sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi global dalam menyalahi pandemi dan kerentanan yang terjadi untuk menjaga serta mendorong pemulihan ekonomi global.

Pemulihan ekonomi global harus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan yang berpengaruh, berkelanjutan, dan inklusif secara memperhatikan lingkungan serta meningkatkan resiliensi sektor keuangan khususnya nonbank.

Kejadian tersebut harus dilakukan menetapi dukungan kebijakan moneter & fiskal telah mampu mengangkat pemulihan ekonomi di bermacam-macam negara dengan proyeksi IMF untuk pertumbuhan global 2021 mencapai 5, 5 komisi.

Dalam konvensi itu juga disepakati penguatan kerjasama untuk membantu negara berpenghasilan rendah dalam menghadapi pandemi dan meningkatkan kapasitas pengelolaan utang.

G20 pun meminta IMF untuk mempersiapkan proposal peruntukan Special Drawing Rights (SDR) untuk negara-negara anggota untuk menjaga likuiditas dan menguatkan cadangan devisa di sedang masih tingginya ketidakpastian kelanjutan pandemi COVID-19.

Baca pula: Menparekraf: Vaksinasi langkah kolosal pulihkan pariwisata
Mengaji juga: BI: Akselerasi vaksinasi COVID-19 buat wisatawan percaya diri ke Bali

 

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © KURUN 2021