Gajah PPN: Beasiswa untuk orang asing adalah investasi

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

testimoni alumni memacu penambahan minat mahasiswa asing

Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyatakan pemberian dana siwa bagi warga asing merupakan investasi jangka panjang.

“Pemberian beasiswa kepada orang asing menjadi investasi, karena setelah mahasiswa kembali ke negaranya dapat menjadi duta kegiatan sama dan testimoni alumni akan memacu peningkatan selera mahasiswa asing, termasuk mencuaikan jalur nonbeasiswa, ” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam dialog Penguatan People-toPeople Contact di Plataran Bromo Pasuruan, Jumat.

Sebagai rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur, Kementerian PPN/Bappenas memfasilitasi perbincangan dengan tema “Dialog Penguatan People-to-People Contact melalui Kondisi Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) untuk membantu perdagangan dan investasi”.

Dialog bertujuan mendapatkan masukan yang akan digunakan untuk penguatan people-to-people contact antarnegara sebagai dukungan perdagangan dan investasi.

Salah satu arah kecendekiaan RPJMN 2020-2024 adalah menguatkan Kerja Sama Pembangunan Universal dengan salah satu strategi, yaitu penguatan KSST.

Kementerian PPN/Bappenas berperan aktif dalam meningkatkan KSST. Pada tahun 2019, Menteri PPN/Kepala Bappenas menjadi Pemimpin Delegasi Republik Indonesia di United Nations Conference on South-South Cooperation Conference) di Buenos Aires, Argentina.

The Buenos Aires Plan of Action +40 Outcome sebagai hasil konferensi sejalan dengan RPJMN 2020-2024, di antaranya peningkatan KSST melalui kemitraan dengan bermacam-macam pemangku kepentingan termasuk swasta dan akademisi.

Sementara itu, best  practice   pemberian beasiswa KSST, antara lain dalam bentuk mas beasiswa kepada pendatang lantaran negara berkembang. Pada tahun 2019, total penerima dana siwa mencapai 10. 418 karakter asing.

Di tahun 2020, akibat pandemi pemberian beasiswa kepada orang asing ditiadakan. Ada banyak program beasiswa, seperti Dharma Siswa dan Kemitraan Negara Tumbuh.

Universitas Brawijaya (UB) merupakan perguruan agung yang rutin memberikan beasiswa kepada mahasiswa asing.

Sementara itu, Pekerja Ahli Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Luar Negeri Universitas Brawijaya (UB) Karuniawan Puji Wicaksono, PhD mengatakan sampai saat itu total mahasiswa asing dalam UB mencapai 178 mahasiswa dari 22 negara, mahasiswa asing terbanyak dari Timor Leste (61 mahasiswa).

Untuk beasiswa Timor Leste, kerja sama diawali di tahun 2000 secara Kementerian Pertanian-Perikanan Timor Leste, kemudian diikuti kementerian asing dengan mengirim pegawai belajar di UB atas biaya Pemerintah Timor Leste.

Menangkap juga: Menteri PPN: Preman boleh undang investor ganjil

Baca juga: Menteri PPN: Ibu kota baru bantu geliatkan ekonomi

Kehadiran mahasiswa asing dibanding Timor Leste di UB memberikan keuntungan ekonomi dan sosial, seperti naiknya popularitas dan kredibilitas UB jadi global university dan menimbulkan kerja sama pembangunan dengan organisasi dan lembaga internasional.

“Mahasiswa langka berkontribusi dalam promosi kelompok dan budaya melalui gambar yang dibagikan ke jalan sosial, meningkatkan kualitas pelajaran dan fasilitas bertaraf universal, serta memperluas koneksi & wawasan terkait negara mitra, ” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa yang dikirim oleh kementerian pada Timor Leste dapat berkontribusi menjaga hubungan ekonomi kedua negara. Hingga saat tersebut, Timor Leste masih menjadi mitra impor terbesar produk Indonesia.

Pemberian beasiswa kepada orang ganjil bermanfaat dalam meningkatkan interaksi antarwarga dari dua negara. Melalui people-to-people contact Nusantara mendapat manfaat, langsung kurun lain peningkatan citra meyakinkan dan promosi produk barang dan jasa Indonesia.

Mahasiswa asing bisa berbagi pengetahuan kondisi baik budaya di negaranya yang selanjutnya menjadi masukan di merumuskan strategi perdagangan & investasi Indonesia.

Baca pula: Menteri PPN: Ekonomi Pancasila masih jauh dari cita-cita penerapannya

Baca juga: Bappenas umumkan daerah dengan permutasi pembangunan terbaik 2020
 

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021