Gajah BUMN: Investor Jepang berniat kegiatan sama dengan BUMN

Gajah BUMN: Investor Jepang berniat kegiatan sama dengan BUMN

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta (ANTARA) – Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa investor Jepang berniat melakukan kerja sama dengan BUMN dalam rangka meningkatkan profesionalitas hingga pengelolaan aset.

“Para investor Jepang sangat mendukung jalan kita untuk meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset-aset BUMN, ” ujar Menteri Erick dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan Indonesia sedang menikmati transformasi besar-besaran, yang mana BUMN bergerak maju menuju tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas yang bertambah baik.

Sehubungan secara rencana pendanaan dan kerja sama dengan beberapa lembaga internasional di dalam awal 2021, Menteri Erick mengucapkan sedang mempersiapkan beberapa aset infrastruktur strategis yang sedang dikerjakan BUMN seperti jalan tol, bandara, & pelabuhan laut.

Baca juga: Luhut: Jepang akan investasi 4 miliar dolar untuk dukung SWF Indonesia

Delegasi pemerintah Indonesia yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN itu melakukan kunjungan ke Jepang. Ini adalah kunjungan kali kedua dari pengantara pemerintah Indonesia ke Jepang.

Sebelumnya, pada awal November lalu Menteri BUMN juga bertandang ke Jepang dalam rangka menguatkan kerja sama di sejumlah zona bidang ekonomi dan kesehatan.

Rangkaian kunjungan juga menjadi komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama. Komitmen ini tak terlepas dari kunjungan Yoshihide Suga ke Jakarta pada bulan Oktober lalu.

​​Baik PM Suga dan Presiden Jokowi bersepakat memperkuat sinergi Indonesia-Jepang di dalam konteks bilateral. Kali ini, utusan bertemu dengan beberapa instansi pemerintah Jepang dan sekitar 20 perusahaan terkemuka diantaranya Mitsubishi Estate, Mitsui, Hanwa, dan Sumitomo.

Baca juga: Nusantara undang Jepang jadikan Pulau Kura-Kura Bali pusat riset dunia
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020